SISTEM DIGITAL BAB 5

 BAB 5

Pengertian Demultiplexer

Fungsi demultiplexer

Perangkat elektronik yang fungsi untuk memilih salah satu yang ada pada data yang diberikan pada data yang menggunakan bentuk dari suatu masukan. Demultiplexer memang banyak disebut dengan perangkat yang sedikit masukan dan banyak nya keluaran, karena yang berfungsi memilih saluran keluaran yang banyak di jalur masukan yang sedikit .

Demultiprexer
Sebuah Demultiplexer adalah rangkaian logika yang menerima satu masukan data dan mendistribusikan masukan tersebut ke beberapa keluaran yang tersedia. Kendali pada demultiplekser akan memilih saklar mana yang akan dihubungkan. Pemilihan keluarannya dilakukan melalui masukan penyeleksi. Seleksi data-data masukan dilakukan oleh selector line, yang juga merupakan masukan dari demultiplekser tersebut.

MULTIPLEXER
Multiplexer atau selektor data adalah suatu rangkaian logika yang menerima masukan data dan untuk suatu saat tertentu hanya mengijinkan satu dari data masukan tersebut untuk lewat mencapai keluaran. Jalan yang akan ditempuh dari masukan data yang diinginkan ke keluaran dikontrol oleh masukan – masukan SELECT (kadang – kadang disebut masukan masukan ADDRESS).

Multiplexer bekerja seperti sebuah saklar (switch) multi posisi yang dikontrol secara digital, dimana kode digital yang diberikan ke masukan - masukan SELECT mengontrol masukan - masukan data mana yang di switch ke keluaran. misalnya, pada multiplexer dua masukan, keluaran z akan sama dengan masukan data Io untuk kode masukan SELECT berlogik 1, Z akan sama dengan I1 untuk kode masukan SELECT berlogik 0. 

DEMULTIPLEXER 1 KE 2
Demultiplexer 1-ke-2 terdiri dari satu saluran masukan, dua saluran keluaran, dan satu saluran pilih. Sinyal pada jalur pilih membantu mengalihkan masukan ke salah satu dari dua keluaran.Hanya ada dua cara yang mungkin untuk menghubungkan masukan ke saluran keluaran,sehingga hanya satu sinyal pilihan yang cukup untuk melakukan operasi demultiplexing. Bila masukan yang dipilih LOW, maka masukan tersebut akan diteruskan ke Y0 dan jika masukan yang dipilih HIGH, maka masukan tersebut akan diteruskan ke Y1.

DEMULTIPLEXER 1 KE 4
Demultiplexer 1 ke 4 memiliki satu masukan (D), dua jalur pilihan (S1 dan S0) dan empat keluaran (Y0 hingga Y3).Data masukan masuk ke mana saja salah satu dari empat keluaran pada waktu tertentu untuk kombinasi tertentu pilih garis. Demultiplexer ini juga disebut sebagai Demultiplexer 2 ke 4, yang mana artinya mempunyai dua jalur pilih dan 4 jalur keluaran.

DEMULTIPLEXER 1 KE 8
Demultiplexer 1-ke-8 terdiri dari satu masukan D, tiga masukan pilihan S2, S1 dan S0 dan delapan keluaran dari Y0 ke Y7.Disebut juga sebagai 3-to-8 demultiplexer karena memiliki tiga saluran masukan dan 8 saluran keluaran pilihan. Ini mendistribusikan satu saluran masukan ke salah satu dari 8 saluran keluaran tergantung pada kombinasi masukan tertentu.

1-TO-8 DEMUX USING TWO 1-TO- 4 DEMULTIPLEXERS
Ketika aplikasi membutuhkan demultiplexer orde tinggi dengan jumlah pin keluaran yang lebih banyak, maka kami tidak dapat mengimplementasikannya dengan satu sirkuit terpadu. Jika diperlukan lebih dari 16 pin keluaran, maka dua atau lebih IC demultiplexer diturunkan untuk memenuhi persyaratan.Misalnya, jika aplikasi membutuhkan 32 baris keluaran dari DEMUX, maka kita cascade dua demultiplexer 1:16 atau tiga demultiplexer 1:8.Oleh karena itu, dengan mengalirkan dua atau lebih demultiplexer, sebuah demultiplexer besar dapat diimplementasikan.

IMPLEMENTASI SUBTRAKTOR PENUH MENGGUNAKAN DEMUX 1-KE-8
Mirip dengan multiplexer, pada demultiplexer juga digunakan untuk implementasi fungsi Boolean serta desain kombinasi rangkaian. Kita dapat merancang demultiplexer untuk menghasilkan keluaran tabel kebenaran apa pun dengan mengontrol garis-garis yang dipilih dengan benar.

APLIKASI DEMULTIFLEXER
Karena demultiplexer digunakan untuk memilih atau mengaktifkan satu sinyal dari banyak sinyal, maka dengan demikian banyak digunakan dalam mikroprosesor atau sistem kontrol komputer seperti:
- Memilih perangkat IO yang berbeda untuk transfer data (Perutean 
Data).
- Memilih bank memori yang berbeda (Memory Decoding).
- Tergantung pada alamatnya, memungkinkan baris yang berbeda dari chip memori.
- Mengaktifkan unit fungsional yang berbeda.
- Selain ini, demultiplexer dapat ditemukan dalam berbagai macam aplikasi seperti:
- Sistem transmisi data sinkron
- Implementasi fungsi Boolean
- Sistem akuisisi data
- Desain kombinasi rangkaian
- Sistem peralatan uji otomatis
- Sistem pemantauan keamanan (untuk memilih kamera pengintai tertentu pada suatu waktu), dll.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

UAS Arsitektur Komputer R1-3A 2024

UAS PENGOLAHAN CITRA DIGITAL